Pangkalpinang

CCTV Masih Aktif, Tapi Sampah ‘Punya Kaki’ di Jembatan Jerambah Gantung Pangkalpinang

Wali Kota Pangkalpinang: Akan Kami Tindaklanjuti

“Gotong royong pun sudah dilakukan. Tinggal penerapan sanksi yang sampai saat ini karena belum ada yang tertangkap tangan,” jelasnya.

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan kesadaran sebagian masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya masih kurang.

“Artinya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya masih kurang,” ujarnya.

Fahrizal mengatakan DLH terus berupaya memperbaiki layanan pengangkutan sampah agar masyarakat memiliki pilihan membuang sampah secara lebih mudah.

Saat ini tersedia mobil kuning DLH, mobil pink kelurahan dan mobil swadaya masyarakat.

Baca juga  Kasus HIV di Pangkalpinang Meningkat Tiga Tahun Terakhir

“Masyarakat tinggal memilih yang terdekat dengan rumah tinggal atau pusat aktivitas kegiatan,” katanya.

Bagi masyarakat yang kesulitan memilah dan mengolah sampah, Fahrizal mengimbau agar memanfaatkan layanan pengangkutan yang tersedia dengan cara berlangganan.

Ia juga menegaskan, warga yang tertangkap tangan membuang sampah sembarangan akan dikenakan sanksi sosial dan denda.

“Apabila tertangkap tangan tetap buang sampah sembarangan akan dikenakan sanksi sosial dan denda,” tegasnya. (Suf)

 

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!