Bukan Sekadar Simulasi, WOPP 2026 UBB Latih Mahasiswa Berpikir Kritis Lewat Kasus Nyata

Selain melakukan pengamatan lapangan, peserta menghadapi berbagai tantangan yang mengharuskan mereka menyusun strategi, membagi peran, mengolah informasi, dan mengambil keputusan bersama.
Pada hari pertama, kegiatan berfokus pada pembentukan kedekatan dan kepercayaan antarpeserta. Mahasiswa diajak mengenali perbedaan karakter serta membangun komunikasi dalam kelompok.
Memasuki hari kedua, peserta mulai menjalani kegiatan yang menuntut analisis persoalan dan penyusunan keputusan berdasarkan hasil pengamatan. Setiap anggota kelompok didorong memberikan kontribusi agar solusi yang dihasilkan menjadi tanggung jawab bersama.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi refleksi atau debriefing. Dalam sesi ini, mahasiswa mengevaluasi pengalaman, mengidentifikasi kendala, serta menilai pola komunikasi dan pengambilan keputusan yang mereka lakukan.
Pengalaman tersebut kemudian dihubungkan dengan tantangan nyata dalam organisasi kemahasiswaan, mulai dari penyusunan program kerja, pembagian tanggung jawab, penyelesaian konflik, hingga kolaborasi lintas organisasi.
Diharapkan Berdampak bagi Masyarakat
Pada hari ketiga, peserta memaknai kembali pengalaman yang diperoleh selama kegiatan. Interaksi selama pelatihan diharapkan membangun kepercayaan, keterbukaan, dan kesadaran akan pentingnya tanggung jawab bersama.
Rangkaian WOPP 2026 ditutup oleh Wakil Rektor I UBB, Prof. Dr. Devi Valeriani, M.Si.
Melalui kegiatan ini, UBB mendorong pengurus organisasi kemahasiswaan agar tidak hanya mampu mengelola kegiatan internal, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap persoalan di lingkungan sekitar.
Kemampuan menganalisis masalah, memahami perspektif masyarakat, dan membangun kerja sama diharapkan dapat diterapkan dalam program organisasi yang inovatif serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman, WOPP 2026 menjadi bagian dari upaya UBB menyiapkan mahasiswa yang mampu memimpin, berpikir kritis, dan berkontribusi bagi masyarakat, sejalan dengan semangat Unggul Membangun Peradaban. (Humas UBB)




