Tutup Festival Kepemudaan 2026, Pemkot Pangkalpinang Targetkan Gelar Event Lebih Meriah Tahun Depan

Sementara itu, Kepala Dispora Pangkalpinang, Andika Saputra, mengatakan Festival Kepemudaan 2026 dirancang sebagai ruang bagi anak muda untuk menampilkan potensi dan keunggulan masing-masing.
Salah satu penampilan yang menarik perhatian adalah pentas seni dari komunitas tuna rungu. Kehadiran komunitas tersebut menjadi gambaran bahwa ruang kreativitas kepemudaan harus terbuka bagi semua kalangan.
“Ini merupakan salah satu awal menuju dua tahun ke depan, cita-cita Kementerian Pemuda dan Olahraga terkhusus untuk bidang kepemudaan,” ujar Andika.
Ia menjelaskan, dua tahun mendatang Indonesia akan memperingati 100 tahun Sumpah Pemuda. Kementerian Pemuda dan Olahraga pun tengah menyiapkan rangkaian kegiatan untuk menyambut momentum bersejarah tersebut.
Menurut Andika, Festival Kepemudaan Pangkalpinang menjadi salah satu bentuk kegiatan yang sejalan dengan semangat menyambut satu abad Sumpah Pemuda.
“Ini salah satu bentuk kegiatan megah yang akan digebyarkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga, dan diikuti oleh seluruh Dinas Pemuda dan Olahraga di provinsi lainnya,” tuturnya.
Melalui festival ini, Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap potensi generasi muda tidak hanya berhenti pada pertunjukan seni, tetapi juga berkembang menjadi kreativitas, inovasi, dan peluang ekonomi melalui sektor UMKM. (Suf)




