Pemkot Pangkalpinang Dorong Transformasi Kesehatan Lewat Rakontek 2025

Selain itu, kinerja Dinas Kesehatan juga diukur melalui Indikator Kinerja Utama (IKU). Beberapa indikator tersebut adalah angka kematian ibu, angka kematian bayi, prevalensi gizi buruk, serta indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan kesehatan.
“Indikator ini penting agar pemerintah bisa mengevaluasi sejauh mana upaya yang dilakukan sudah berdampak nyata bagi masyarakat,” tutur Subekti.
Lebih lanjut, ia menyebut Pemkot Pangkalpinang juga terus memperluas cakupan jaminan kesehatan. Hingga 2025, kepesertaan masyarakat sudah mencapai Universal Health Coverage (UHC).
“UHC memastikan setiap warga mendapatkan akses pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang berkualitas dengan biaya terjangkau. Ini bentuk komitmen kami untuk menghadirkan layanan kesehatan yang adil bagi semua,” katanya.
Subekti berharap, melalui Rakontek ini akan muncul kolaborasi nyata antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan pemangku kepentingan lainnya.
“Dengan dukungan lintas sektor, kita bisa mewujudkan derajat kesehatan masyarakat Pangkalpinang yang lebih tinggi,” pungkasnya. (Suf)




