Viral! Toilet 3 Meter di Desa Irat Habiskan Rp65 Juta
BANGKA SELATAN, MEDIAQU.id — Belum lama viral di media sosial video seorang warga mempertanyakan biaya pembuatan surat rumah di Desa Irat, Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan yang disebut-sebut mencapai Rp300 ribu.
Jagat media sosial kembali dihebohkan. Sebuah video yang memperlihatkan pembangunan toilet di Desa Irat mendadak viral setelah disebut menelan anggaran fantastis Rp65 juta.
Video berdurasi satu menit itu diunggah oleh akun TikTok @ipulsay78, memperlihatkan seorang pria tengah mengukur bangunan toilet sederhana berukuran sekitar 3,3 meter x 2,8 meter.
Namun yang membuat publik terperangah bukan ukurannya melainkan nilai proyek diduga wc umum yang diklaim mencapai puluhan juta rupiah.
“Ini WC yang 65 juta itu, panjangnya 3 meter 30, lebarnya 2 meter 80. Apakah begini pembangunan 65 juta tanpa ada kolam (bak air) ?” ujar suara dalam video yang kini telah ditonton ribuan kali.
Dalam narasi video, disebut nama Erwin, pendamping Desa Irat yang dituding sebagai pihak penyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek tersebut. Narasi bahkan menyiratkan adanya dugaan “mark up” dan keuntungan pribadi.
Unggahan tersebut langsung memantik reaksi publik. Warga berharap pemerintah daerah segera membuka fakta sebenarnya di balik toilet Rp65 juta ini.
“WC nya bisa nyanyi kali ya, 65 juta, Pasti dibangun dari surga,” ujar salah satu warga.
Sementara itu, Kepala Desa Irat, Suratno, belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi melalui pesan dan panggilan telepon yang dilakukan wartawan tak berbalas hingga berita ini diturunkan.
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Bangka Selatan dan Inspektorat Daerah juga belum mengeluarkan pernyataan resmi.
Kasus ini menjadi cermin baru rentannya pengelolaan dan pengawasan dana desa, terutama di sektor pembangunan fisik yang rawan diselewengkan.
Diberitakan sebelumnya, sebuah video berdurasi dua menit lebih viral di media sosial. Dalam video tersebut, seorang warga mempertanyakan biaya pembuatan surat rumah di Desa Irat yang disebut-sebut mencapai Rp300 ribu.




