APKASINDO Basel Warning Pabrik Kelapa Sawit Jangan Main Harga
Sejumlah perusahaan yang diundang di antaranya PT Bumi Sawit Sukses Pratama (BSSP), PT Mentari Sawit Makmur (MSM), PT Tama Buana Jaya (TBJ), PT Banka Agro Plantari (BAP), dan PT Bhumi Palmindo Kencana (BPK).
Menurut Johan, kehadiran para pimpinan PKS tersebut sangat penting sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan harga TBS sesuai ketetapan pemerintah.
“Ini momentum untuk membangun komunikasi terbuka antara perusahaan, pemerintah, dan petani. Sekaligus menyelesaikan persoalan di lapangan secara bersama-sama,” jelasnya.
Di sisi lain, APKASINDO juga meminta Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan untuk lebih aktif melakukan pengawasan terhadap implementasi harga TBS di lapangan.
“Kami minta ada pengawasan langsung dan berkelanjutan. Jika ada PKS yang melanggar, harus ditindak tegas,” tegas Johan.
Tak hanya itu, pihaknya juga mendorong pembentukan tim pengawas terpadu yang melibatkan APKASINDO serta pihak terkait lainnya guna memastikan transparansi dan keadilan dalam tata niaga sawit.
APKASINDO juga menyoroti pentingnya solusi konkret atas lonjakan harga pupuk yang saat ini menjadi beban berat bagi petani.
“Kami berharap pemerintah bisa membantu mempermudah akses sarana produksi dan pembiayaan bagi petani,” tambahnya.
Johan menegaskan, kepatuhan terhadap harga TBS merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar.
“Setiap bentuk penyimpangan yang merugikan petani harus dihentikan. Kami akan kawal dan tindak sesuai mekanisme aturan yang berlaku,” pungkasnya. (Suf)




