Pemkot Pangkalpinang Perluas RTH hingga Pasang CCTV di Berbagai Titik

Selain pembangunan infrastruktur, program CSR ini juga menyentuh aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Didampingi Wakil Walikota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, Saparudin mengungkapkan bahwa sebagian bantuan diarahkan untuk pengembangan sentra nanas, yang merupakan salah satu komoditas unggulan lokal di Pangkalpinang.
Pengembangan sentra nanas ini bertujuan untuk menggenjot produktivitas petani dan pelaku usaha mikro di daerah.
Dengan adanya dukungan modal atau fasilitas dari CSR, diharapkan kesejahteraan warga dapat meningkat melalui hilirisasi potensi daerah.
“Kami ingin mendorong produktivitas masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal. Sentra nanas ini punya peluang besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi warga,” jelasnya.
Di akhir keterangannya, Prof. Saparudin menekankan bahwa kolaborasi antara dunia perbankan, instansi vertikal seperti BPJS Kesehatan, dan pemerintah daerah merupakan kunci sukses pembangunan berkelanjutan.
Ia berharap model kerja sama seperti ini dapat terus konsisten dilakukan.
“Sinergi ini sangat krusial. Kolaborasi lintas sektor adalah kunci untuk memastikan pembangunan tidak hanya berjalan, tetapi juga memiliki dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Pangkalpinang,” pungkasnya. (Suf)




