Pemkot Pangkalpinang Gaspol Dukung IDAMAN, Jamu Lokal Siap Naik Kelas
Selain aspek kesehatan, program itu juga dinilai memiliki dampak positif terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pelaku usaha yang bergerak di sektor jamu dan produk herbal.
“Program ini berkaitan dengan UMKM karena menyangkut nilai produk, bahan baku, hingga pemasaran. Jika kualitas dan keamanan produk terjamin, tentu akan meningkatkan kepercayaan konsumen dan membuka peluang pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Juhaini berharap pengembangan industri jamu di Pangkalpinang dapat terus tumbuh dan menjadi salah satu pilihan usaha yang menjanjikan bagi masyarakat.
Ia mencontohkan mulai munculnya berbagai usaha berbasis jamu yang mendapat respons positif dari masyarakat.
“Harapannya, jamu bisa menjadi pilihan gaya hidup sehat masyarakat. Saat ini sudah mulai bermunculan berbagai usaha seperti teras jamu dan lainnya. Ke depan, sektor ini dapat berkembang menjadi alternatif usaha yang mampu menggerakkan perekonomian daerah,” katanya.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan serah terima pinjam pakai gedung untuk calon UPT BPOM sebagai upaya memperkuat pengawasan obat dan makanan di wilayah Bangka Belitung.
“Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap kehadiran fasilitas tersebut dapat meningkatkan perlindungan masyarakat terhadap produk yang beredar di pasaran,” pungkasnya. (Suf)




