Ratusan UMKM Binaan PT TIMAH Ikuti Pelatihan Bisnis dan Pengembangan Produk
Menurut Serli, dukungan permodalan, pelatihan, dan bantuan peralatan produksi yang diterimanya memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan usaha. Melalui tambahan oven dan showcase yang diperoleh dari program PUMK, kapasitas produksi usahanya meningkat sehingga mampu memenuhi permintaan pasar yang terus bertambah.
“Alhamdulillah, sejak menjadi mitra binaan, usaha saya semakin berkembang. Penjualan juga meningkat, bahkan untuk momen hari raya tahun ini jauh lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Serli.
Ia juga merasakan manfaat dari berbagai pelatihan yang diberikan perusahaan, terutama terkait pengelolaan keuangan usaha. Pengetahuan tersebut membantunya dalam mengatur arus kas dan merencanakan pengembangan bisnis secara lebih terarah.
“Saya sangat berterima kasih kepada PT TIMAH yang sudah membantu mengembangkan usaha saya. Kalau tidak ada program ini, mungkin usaha saya tidak bisa berkembang seperti sekarang,” katanya.
Manfaat serupa dirasakan Asriyani, pemilik usaha Asri Rusip. Tahun lalu, ia memperoleh bantuan kulkas dari PT TIMAH yang kini digunakan untuk menyimpan bahan baku dan produk jadi agar tetap terjaga kualitasnya.
Menurut Asriyani, bantuan tersebut sangat membantu meningkatkan kapasitas produksi usahanya. Sebelumnya, kulkas yang digunakan sudah tidak berfungsi optimal sehingga membatasi jumlah stok yang dapat disimpan.
“Alhamdulillah, kemarin saya mendapat bantuan kulkas dari PT TIMAH Tbk. Dengan kulkas baru ini, saya bisa menyimpan stok lebih banyak dan menjaga kualitas produk,” ujarnya.
Ia berharap dukungan yang diberikan perusahaan dapat membantu usahanya memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat, baik dari toko oleh-oleh, reseller, maupun pelanggan tetap.
Melalui berbagai program pemberdayaan yang terintegrasi, PT TIMAH berharap UMKM binaannya mampu tumbuh menjadi usaha yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan di wilayah operasionalnya. (*)
Sumber : www.timah.com




