Almaster Dukung PT Timah Maju, Dorong Tata Kelola Pertambangan Lebih Baik

Menurutnya, pertambangan timah telah menjadi bagian dari sejarah sekaligus kehidupan ekonomi masyarakat Bangka Belitung. Namun, aktivitas tersebut harus berjalan sesuai aturan dan mampu memberikan manfaat yang adil.
Ia juga meminta program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR PT Timah terus diperkuat agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
“Kami berharap program CSR dan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terus ditingkatkan agar semakin tepat sasaran, berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah operasional maupun masyarakat Bangka Belitung secara lebih luas,” ujarnya.
Zen mengatakan Almaster ingin PT Timah berkembang dengan kinerja yang semakin baik.
“Kami ingin PT Timah maju, pendapatannya meningkat, kontribusinya kepada negara semakin besar, dan manfaat keberadaan perusahaan semakin dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Di sisi lain, Almaster membuka ruang komunikasi dengan PT Timah maupun pemerintah untuk membahas berbagai persoalan tersebut.
Menurut Zen, perbedaan pandangan tidak harus berujung pada pertentangan. Kritik, kata dia, dapat menjadi bagian dari evaluasi apabila dibahas secara terbuka dengan mengacu pada data dan ketentuan hukum.
“Almaster sangat terbuka terhadap komunikasi dan dialog yang konstruktif dengan PT Timah maupun pemerintah. Perbedaan pandangan dapat menjadi bahan evaluasi apabila dibicarakan secara terbuka dan berdasarkan data serta aturan yang berlaku,” katanya.
Ia menambahkan, Almaster siap menjadi bagian dari proses dialog tersebut.
“Kritik tetap diperlukan sebagai fungsi kontrol, tetapi kritik juga harus diikuti dengan solusi dan komunikasi yang sehat,” ujarnya.
Zen menegaskan, aksi tersebut pada akhirnya ditujukan untuk mendorong kepastian hukum dan tata kelola pertambangan yang lebih jelas, adil, transparan serta berkelanjutan.
Menurutnya, kepentingan negara, keberlangsungan PT Timah, perlindungan masyarakat penambang yang menjalankan aktivitas sesuai aturan, serta kelestarian lingkungan harus ditempatkan dalam satu kepentingan yang berimbang.
“Posisi Almaster jelas: bukan anti-PT Timah dan bukan anti-pertambangan. Almaster menempatkan diri sebagai pengawas, kontrol sosial sekaligus pihak yang mendukung PT Timah melalui kritik dan masukan konstruktif,” tegasnya. (*)




